Memperingati Hari Antikorupsi, IHN dan MTI menggelar wayangan dan Diskusi

Dalam rangka memperingati Hari Korupsi Dunia, Masyarakat Transparansi Indonesia ( MTI ) dan Institut Harkat Negeri (IHN) menggelar pagelaran  Wayang dan diskusi panel di Balai Sarwono, 9 Desember 2017. Wayangan Sudomolo dibawakan oleh dalang wayang politik Ki Dalang Dr. Rohmad Hadiwijoyo.

Lakon Bambang Sudomolo ini menceritakan kegigihan Raden Sadewa dalam memerangi dan mencegah koalisi kejahatan, termasuk korupsi yang dimotori para Kurawa. Koalisi jahat Kurawa semakin berani karena back up dua raksasa, Kolonjoyo dan Kolontoko di belakang Kurawa. Koalisi jahat antara Kurawa dan Kolonjoyo ingin membinasakan peran Kunti, Pandawa, dan Kresna (KPK).

Kekuatan tiga serangkai harus dihilangkan kalau perlu dikriminalisasi, karena ketiganya menjadi musuh kejahatan, termasuk para koruptor. Semar sebagai pangejawantah dari rakyat dan pamongnya  satria utama berada di belakang Kunti, Pandawa, dan Kresna. Semar sebagai pamong selalu mengingatkan para satria Pandawa untuk memegang amanah rakyat. Perilaku menyimpang termasuk memakan uang rakyat harus dihindari dan diberantas.

Keberadaan pamong Semar menyulitkan gerak para Kurawa. Sehingga koalisi jahat Kurawa untuk menyerang Pandawa dapat dipatahkan. Dan  para perilaku kejahatan Kolonjoyo, Kolontoko, dan Durga berhasil disadarkan untuk kembali ke jalan yang benar.  Atas jasa Semar dan Sadewa, satria paling muda klan Pandawa, koalihat dapat dilumpuhkan. Atas jasanya tersebut para dewa memberi gelar Bambang Sudomolo  kepada Sadewa. Gelar itu bermakna satria memilki keberanian dalam mencegah dan memberantas korupsi dan kejahatan di bumi nusantara.

Acara ini juga dilengkapi dengan diskusi yang menghadirkan beberapa tokoh nasional seperti Dr. Refly Harun, Prof. Siti Zuhro, Najwa Shihab, Said Didu dan Sudirman Said. Diskusi yang dipimpin oleh Ki dalang Rohmad ini membahas isu-isu nasional terkait korupsi dan kepemimpinan negeri.

^ Tokoh-tokoh nasional yang turut menghadiri acara hari antikorupsi di Balai Sarwono.

Gubernur Jakarta terpilih, Anies Baswedan, juga ikut menghadiri acara ini. Dalam kesempatan ini, Anies juga menyampaikan niatnya untuk berkomitmen antikorupsi. “Bahkan insyaallah kita memiliki sebuah tim khusus di Pemprov DKI yang khusus pencegahan korupsi di pemerintahan DKI,” imbuh Anies di dalam forum ini.


blog comments powered by Disqus